Home / NASIONAL

Selasa, 23 Februari 2021 - 12:09 WIB

Sebarluaskan UU Perlindungan Anak, Anggota DPR/MPR RI Dr. Aras Terima Aspirasi Guru Honor

  Dibaca Sebanyak : 323 Orang

 

Laporan : Usman L

Makassarpena.online, Soppeng — Anggota DPR/MPR RI, Dr. H. Muh. Aras, S.Pd., MM, menggelar sosialisasi/penyebarluasan Undang Undang Nomor 17 Tahun 2016 Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi Undang Undang, di Area Wisata Jompi Pitue Dusun Ungae Desa Citta Kecamatan Citta Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan, Senin, 22 Pebruari 2021.

Sosialisasi kali ini diikuti sejumlah guru honor dari 3 kabupaten, Bone, Soppeng dan Wajo. Bahkan Hervina (34) guru honorer Sekolah Dasar Negeri (SDN) 169 Sadar, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Bone hadir juga mengikuti sosialisasi tersebut.

Tidak hanya itu, Kepala Desa Sadar juga hadir di Sosialisasi ini mendampingi Hervina.

Pada sosialisasi ini, Anggota Komisi V DPR RI Dr. H. Muh. Aras, S.Pd., MM, menegaskan, setiap anak berhak mendapatkan perlindungan, dan diatur oleh Undang Undang yang tertera pada UU No. 35 Tahun 2014.

Alumni S3 UNM ini, memaparkan UU perlindungan anak secara komprehensif dengan sistem norma, struktur dan proses. Sesuai dengan UU tersebut, pada pasal 1 ayat 1, maka Anak didefinisikan seseorang yang belum berusia 18 Tahun termasuk anak yang berada di dalam kandungan.

Sementara pasal 1 Ayat 2 disebutkan, perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya, agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Oleh karenanya menurut Ketua DPW PPP Sulsel ini, setiap anak memiliki hak untuk dilindungi dan setiap komponen negara utamanya satuan pendidikan harus melindungi peserta didik dari praktek kekerasan di sekolah.

“Artinya perlindungan terhadap anak jelas diatur oleh undang undang,” tandasnya.

“Mari kita jaga anak-anak kita dan laporkan kasus kekerasan kepada anak kepada pihak yang berwajib, agar diproses sesuai dengan undang undang yang berlaku,” ajaknya.

Usai memaparkan materi UU Perlindungan Anak, Hervina korban pemecatan dari Sekolah tempat ia honor karena memposting rincian gajinya Rp 700 ribu di media sosial facebook 2 pekan terakhir ini, mendapat kesempatan mengungkapkan kronologi pemecatan yang ditimpakan terhadap dirinya.

Suasana saat itu berubah jadi hening, sosialisasi ini pun tampak diwarnai isak tangis peserta sosialisasi mendengarkan penuturan Hervina.

Salah satu guru honor lainnya, menanggapinya kalau apa yang dialami Hervina adalah salah satu perlakuan kecil di antara sekian banyak perlakuan yang jauh lebih besar yang dialami guru honorer. Artinya, lanjutnya, hanya Hervinalah yang berani mengungkap dan ini kita sudah lihat konsekwensi atas pengungkapan itu. Menurutnya, masih banyak Hervina-Hervina yang lain di sana-sini.

Legislator Pusat Dr. Aras mendengar pernyataan sejumlah guru honorer ini, ia pun tidak kaget karena dirinya pun pernah menjadi guru honor setelah ia lulus dari FKIP UVRI Veteran Makassar, malah hingga sekarang ini masih tercatat sebagai guru honor atau Dosen Pascasarjana IAIN Watampone.

Sehingga kata dia, dengan bekal pengalaman diri, sudah memiliki bahan sesuai kapasitasnya selaku wakil rakyat, untuk memperjuangkan nasib guru honorer menjadi pantas dan layak.

Selain Kades Sadar, tempat Hervina mengajar, sosialisasi ini juga dihadiri
Ketua organisasi Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non-Kategori 35 Tahun ke Atas (GTKHNK 35+) Provinsi Sulawesi Selatan.

Hadir juga Ny. Hj. Saleha Aras, Tenaga Ahli Anggota (TAA) DPR/MPR RI Dr. H. Muh. Aras, S.Pd., MM, Fraksi PPP, Hamka Anas selaku yang memandu acara bersama beberapa tokoh masyarakat setempat.

Acara ini terlaksana dengan tetap disiplin dan patuh terhadap Prokes mengenai Covid 19.

 

 

 

Bagikan Berita Ini :

baca Berita Lainnya:

BREAKING NEWS

*Media Bisa Berakhir, Pers Tak Akan Pernah Mati

NASIONAL

Sandiaga Salahudin Uno Ajak SMSI Bantu Kebangkitan Sektor Pariwisata

NASIONAL

Anggota Komisi V DPR RI Dr. H. Muh. Aras Letakkan Batu Pertama Pembangunan Program KOTAKU di Macanre

NASIONAL

Pengurus SMSI Kabupaten dan Kota di Sumsel Ikuti Bimtek Siberindo

NASIONAL

Presiden Jokowi Serahkan Sertifikat Tanah, Termasuk 2384 Diterima di Soppeng

NASIONAL

Supriansa Sesalkan Hoaks Tutupi Kebenaran UU Ciptaker, Picu Demontrasi

NASIONAL

Munas Dekranas 2020 Via Virtual Zoom Diikuti Ketum Dekranasda Soppeng

NASIONAL

Dosen Pascasarjana UMI Dr. Sudirman Muhammadiyah Narasumber Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Anggota DPR/MPR RI Dr. Aras