Home / BREAKING NEWS

Selasa, 9 Februari 2021 - 09:06 WIB

Banyak Pelanggaran PD/PRT, Nurhayana Pilih Walk Out

  Dibaca Sebanyak : 138 Orang

MAKASSAR-MAKASSARPENA.ONLINE. Hj. Nurhayana maju menjadi Calon Ketua PWI Prov. Sulsel pada Konferensi yang berlangsung pada tanggal 31 Januari 2021. Namun, harus melakukan Wolk Out karena melihat Pengurus PWI Prov. Sulsel banyak pelanggaran PD/PRT. Demikian Hj. Nurhayana Kamar, SE menjelaskan saat ditemui di kediamannya Jl. Baji Ampe Makassar kemarin.

Dikatakan, saya maju menjadi Calon Ketua karena didorong rasa cinta terhadap organisasi ini. Juga karena dilandasi dengan dedikasi dan pengabdian saya yang tulus selama puluhan tahun pada PWI Sulsel.
Menurut Hj. Nurhayana, sebagai wartawan profesional dan Kompeten Wartawan Utama serta Penguji UKW, memiliki gagasan yang kuat untuk memajukan PWI Sulsel ke depan. “Saya berkomitmen menjaga citra, harkat dan martabat agar organisasi PWI dicintai, disegani dan dihormati oleh lapisan masyarakat seperti pada era tahun 1960 hingga 2005,” tandasnya.

Seandainya saya dapat menjadi Ketua PWI, akan mengajak semua wartawan membangun kerukunan dan menjadi keluarga besar yang saling menghargai.

“Program mendasar adalah memperhatikan hak-hak anggota dan melayaninya dengan baik dan cepat. Hal penting lainnya adalah menggraatiskan Uji Kompeteni Wartawan (UKW) dan Iuran anggota. Selama ini banyak dikeluhkan wartawan karena soal biaya sehingga banyak wartawan tidak bisa ikut UKW”, tegasnya.

Dorongan kuat untuk bertarung menjadi Ketua PWI Prov. Sulsel karena membayangkan Konferprov akan berlangsung sebagaimana lazimnya Konferensi. Tidaka ada rekayasa menabrak aturan PD/PRT dan Kode Perilaku Wartawan. Tidak ada campur tangan oknum Pengurus PWI Pusat yang sangat dominan mengatut “kecurangan” untuk kemenangan Incumben mulai persiapan sampai selesai Konferprov.

ATAL “RESTUI” PELANGGARAN?
Keterlibatan Atal S Depari menandatangani surat keputusan yang melanggar PD/PRT dan Kode Perilaku Wartawan seperti :
1. Surat Nomor :1046/PWI-P/LXVVI/2020
2. Surat Nomor : 827/PWI-P/2020
3. Surat Keputusan Nomor : 164-PLP/PP-PWI/2020.

Kehadiran Atal S Depari, menurut Nurhayana, dapat menjadi bukti Atal merestui semua pelanggaran atuaran PD/PRT dan Kode Perilaku Wartawan yang dilakukan Pengurus PWI Prov. Sulsel bersama Panitia OC dan Pengurus PWI Pusat.

” Seharusnya Ketua Umum Atal S Depari sebagai panutan tidak melakukan pelanggaran terhadap “Kitab Suci” (PD/PRT) dan Kode Perilaku Wartawan. Apakah pak Atal “hilaf” atau ada yang “hipnotis” sehingga tega merestui pelanggaran?. Allhualam,” selahnya.

Membaca kenyataan itu maka saya melakukan Wolk Out bersama semua pendukung pada acara Konferprov PWI Sulsel di Hotel Gammara Ahad tanggal, 31 Januari 2021, sambung Hj. Nurhayana Kamar. (hk/as)

Bagikan Berita Ini :

baca Berita Lainnya:

BREAKING NEWS

Mengungkap Kegiatan Illegal Access Atau Illegal Transmission (Hacker/Carding)

BREAKING NEWS

Kemensos Kembali Salurkan Bantuan Langsung Tunai Tahap VI

BREAKING NEWS

Basmi Hama Tikus, Bupati Bersama Petani Turun ke Sawah

BREAKING NEWS

Desk Evaluasi Pembangunan ZI, Karutan Harap Kemenpan RB terus mengawal dan mengawasi Rutan Pinrang

BREAKING NEWS

Pererat Hubungan, Dandim Kunker ke Kecamatan Lembang

BREAKING NEWS

Untuk Menjaga Kondusifitas Nasional, SMSI Serukan Perangi Hoax

BREAKING NEWS

PWI Minta Kapolri Usut Oknum Polisi Pelanggar Kemerdekaan Pers  

BREAKING NEWS

Bupati Siap Bekerjasama Dengan Komandan Kodim