Home / Uncategorized

Kamis, 12 November 2020 - 19:26 WIB

PWI Pusat Larang Anggota dan Pengurus Jadi Tim Sukses, Jika Melanggar Akan Diberi Sanksi

  Dibaca Sebanyak : 103 Orang

JAKARTA-MAKASSARPENA.ONLINE, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat kembali menegaskan kepada wartawan dan anggotanya untuk menjaga independensi dalam Pilkada 2020. Apabila wartawan menjadi tim sukses pasangan calon atau terlibat aktif membantu maka wajib untuk non aktif dari profesinya sebagai wartawan.

Hal ini disampaikan Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari melalui surat edaran yang juga di tanda tangani oleh Sekjen PWI Pusat Mirza Zuhaldi dan Ketua Bidang Organisasis PWI Pusat Zulkifli Gani Ottoh dalam surat dengan nomor 1010/PWI-P/LXXIV/2020.

Dalam surat itu dirinya mengaku PWI saat ini mendapat banyak laporan tentang keterlibatan wartawan termasuk pengurus wilayah PWI yang mendukung calon tertentu di beberapa daerah.

“Sebagaimana diatur dalam Peraturan Dasar PWI Pasal 1 Ayat (3) menyatakan PWI adalah organisasi wartawan Indonesia independen dan professional tanpa membedakan suku, agama, dan golongan maupun keanggotaan organisasi politik dan kemasyarakatan,” ujar Atal S Depari, Kamis, (12/11/2020).

Atal pun menegaskan pengurus PWI Pusat tidak akan segan-segan untuk menjatuhkan sanksi keras dan tegas, apabila ada anggotanya baik wartawan maupun pengurus yang melanggar dasar dan peringatan tersebut.

“Kode Perilaku Wartawan Pasal 5 secara tegas mengatakan wartawan dilarang melakukan hal tercela yakni perbuatan yang dapat merendahkan marwah, harkat, martabat, dan integritas profesi wartawan,” pungkas Atal.

Sekjen PWI Pusat, Mirza Zulhadi menambahkan, bagi anggota dan Pengurus PWI dari tingkat kabupaten, provinsi, dan pusat yang melanggar segala peraturan maka akan menerima sanksi tegas. Mereka harus memilih menjadi wartawan atau tim sukses calon.

“Apabila wartawan terlibat sebagai tim sukses maka mereka telah melanggar Peraturan Dasar PWI terutama Pasal 8 Ayat (C) yang berbunyi anggota PWI berkewajiban menjaga kredibilitas dan integritas profesi serta organisasi. Serta melanggar Kode Etik Jurnalis (KEJ) Pasal1,” ujar Mirza.

Mirza melanjutkan sesuai PD/PRT PWI pengurus PWI yang bertindak sebagai tim sukses dengan aktif membantu kemenangan pasangan calon tertentu maka harus mengundurkan diri atau cuti.

“Wartawan harus menunjukkan profesionalitas tinggi dalam tugasnya,” tambah Mirza.

*HumasPWIPusat*

Bagikan Berita Ini :

baca Berita Lainnya:

SOPPENG

Evaluasi Sekolah Dimulai Tatap Muka dan Prokes Pariwisata, Satgas Covid 19 Gelar Rakor

Uncategorized

Kasat Lantas Antisipasi Kemacetan

Uncategorized

Anggota Komisi V DPR RI Dr. Aras diwakili Tenaga Ahlinya, Hamka Anas Melayat ke Rumah Duka atas Meninggalnya Plt Ketua PPP Soppeng

Uncategorized

Bupati Soppeng Pimpin Langsung Upacara Pelepasan Jenazah Kasubag Protokol Setda Kab.Soppeng

Uncategorized

Usai Dilantik, Bupati Soppeng Undang Stackholder

Uncategorized

Dikawal GPK, Anggota MPR RI Dr. H. Muh. Aras Berkunjung ke Rumah Kades Goarie

Uncategorized

Kantor Lurah Salo Terbakar, Darwin Katakan Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

Uncategorized

Fadli Ananda Kenalkan Jaket Dilan ke Warga Antang