Home / EKONOMI BISNIS

Kamis, 5 November 2020 - 22:52 WIB

Tandatangani S.E. Bupati Tentang OSOA, Pjs. Bupati Soppeng Kukuhkan TPKAD

  Dibaca Sebanyak : 166 Orang

 

Makassarpena.co.id, Soppeng — Pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Kab. Soppeng dirangkaikan dengan Penandatanganan Surat Edaran Bupati Soppeng tentang “Satu Rekening Satu Pelajar (Kejas /One Student One Account (OSOA).

Acara ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Kamis, 5 November 2020.

Kabag Administrasi Perekonomian dan SDA, Andi Isjunwar, selaku Ketua Panitia pelaksana, dalam laporannya menjelaskan maksud dan tujuan terselenggaranya kegiatan ini, antara lain; mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam rangka mendukung perekonomian daerah.

Mencari terobosan dalam rangka membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di Daerah.

Mendorong lembaga jasa keuangan untuk meningkatkan peran serta dalam pembangunan ekonomi daerah.

Menggali potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan di daerah. Mendorong optimalisasi potensi sumber dana di daerah dalam rangka memperluas penyediaan pendanaan produktif antara lain untuk mengembangkan UMKM dan usaha rintisan.

Pjs Bupati Soppeng, Idham Kadir, S.Sos, M.Si, dalam sambutannya pada acara itu mengatakan, TPAKD merupakan forum koordinasi antarinstansi dan stakeholders terkait yang dibentuk untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

Sebagaimana diketahui, jelasnya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng sebelum pandemi covid 19 adalah 7, 69% dan di masa pandemi covid 19 diprediksi 4,5% dengan finalisasi perhitungannya di akhir tahun 2020.

Pjs. Bupati Soppeng ini berharap, TPAKD mampu mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam rangka mendukung perekonomian daerah dan juga mencari terobosan untuk membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat, begitu juga diharapkan dapat meningkatkan akses pengetahuan dan peran serta masyarakat dalam menggunakan produk dari jasa keuangan sehingga mereka tidak lagi berfikir untuk mencari akses lain yang tidak resmi di dalam menambah modal mereka dengan bunga tinggi.

Pjs. Bupati Soppeng ini mengajak kepada perbankan agar terus menjalin kemitraan dengan pemerintah Kabupaten Soppeng agar perekonomian di Kabupaten Soppeng bisa lebih meningkat lagi di masa yang akan datang.

“Mari bekerja dan bersinergi agar program peningkatan perekonomian memberi manfaat bagi masyarakat Kab. Soppeng,” ajaknya.

Dengan ditandatanganinya surat edaran, tentang budaya menabung sejak dini, pihaknya menghimbau agar instansi terkait, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng dan Kepada Kementerian Agama Kab. Soppeng agar mewajibkan seluruh pelajar untuk memiliki rekening dengan target satu rekening 1 pelajar “One Student One Account” OSOA. Juga kepada TPKAD yang telah dikukuhkan untuk membantu menyukseskan kegiatan ini, karena ini juga merupakan salah satu kegiatan dari TPAKD.

Sekretaris Daerah Prov. Sulsel, dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Prov. Sulsel, Dr. Since Erna Lamba mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pjs Bupati Soppeng atas dukungannya untuk melakukan pembentukan TPKAD yang dilaksanakan pada hari ini, di mana kabupaten Soppeng merupakan daerah yang ke-23 melakukan pengukuhan TPAKD.

Diharapkan, dengan adanya TPAKD Kab. Soppeng yang telah dikukuhkan agar selesai meyusun program kerjanya terutama dalam kondisi pandemi Covid-19, hendaknya program kerja TPAKD di daerah justru lebih aktif, dengan Motto kita tetap produktif tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan, sehingga tidak mengalami krisis ekonomi.

“Karenanya, kita harus senantiasa aktif dan fokus dalam pemulihan ekonomi untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, serta untuk mengoptimalkan pelaksanaan program kerja pemerintah Kabupaten Soppeng wajib mendukung kegiatan TPKAD,” tandasnya.

Pihaknya berharap kepada Bupati dan Sekda selaku tim anggaran bisa memperhatikan kendala-kendala program dari TPAKD,

“Karena kegiatan TPAKD ini dibentuk dalam rangka kita menginginkan petani, peternak, nelayan dan UMKM, serta bagaimana kita mendukung ekonomi kereatif untuk menciptakan patiwisata di dearah/kota bisa bangkit. Dengan demikian, dibutuhkan dana untuk kegiatan tersebut, jadi kita harus meningkatkan UMKM kita berbasis Digital, apalagi dalam situasi saat ini,” harapnya.

Sekda Provinsi Sulsel ini menguraikan dalam sambutannya dibacakan Ka. Biro Perekonomian dan Pembangunan Prov. Sulsel, terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan, pertama melakukan pendataan dan verifikasi data UMKM yang bergerak mensupport ekonomi kreatif, dengan harapan agar data yang diinput itu adalah data yang berkualitas sehingga bisa digunakan oleh perbankan.

Kedua, untuk mengurangi resiko yang dikenal dengan MPL yang menurut OJK, maka oerlu menggandeng asuransi dengan harapan dalam TPAKD, masyarakat bisa meningkatkan usahanya di sisi lain dari aspek perbankan juga mereka bisa mencapai target dengan tingkat risiko yang rendah sehingga masyarakat dapat lebih meningkatkan kesejahteraan.

Diharapkan, TPKAD Kab. Soppeng dapat bekerja dengan baik dan aktif, memfasilitasi pelaku usaha untuk memperoleh dukungan akses pembiayaan seluasnya-luasnya dari lembaga keuangan terutama perbankan.

Ia yakin dan percaya pertumbuhan ekonomi di Kab. Soppeng dapat lebih baik.

“Semoga sinergi kita bersama dengan TPAKD dapat memberikan dampak yang signifikan dalam upaya memulihkan perekonomian akibat Pandemi Covid-19,” harapnya.

Mereka yang dikukuhkan, Sekretaris Daerah (Koordinator), Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda (Sekretaris I ), Kabag Perekonomian dan SDA Setda (Sekretaris II), bersama 23 Anggota lainnya.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Surat Edaran tentang Budaya Menabung Sejak Dini di Kab. Soppeng, Penyerahan secara simbolis KUR kepada para pelaku usaha, serta penyerahan Cendramata oleh Bupati Soppeng kepada Kepala OJK Reg. 6 Sulampua (Sulawesi, Maluku dan Papua).

Turut hadir, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov Sulsel, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Sulsel, Para Anggota Forkopimda Kab. Soppeng, Sekretaris Daerah Kab. Soppeng, para Asisten Lingkup Setda, para Kepala SKPD lingkup Setda Kab. Soppeng terkait, para Pimpinan Bank se Kab. Soppeng, Kepala Asuransi Jasindo Provinsi Sulsel, Pimpinan Pegadaian Kab. Soppeng, para Camat se Kab. Soppeng, TPAKD Kab. Soppeng. (diskominfo/man27)

 

Bagikan Berita Ini :

baca Berita Lainnya:

EKONOMI BISNIS

PT. Jasa Tirta Energi Bahas Sinergi Dengan SMSI

EKONOMI BISNIS

Pergudangan Tanpa Papan Nama, Salahi UU No. 28 Tahun 2009

EKONOMI BISNIS

Keluhkan PDAM, Humas Katakan Tidak Ada Kenaikan Tarif

EKONOMI BISNIS

Pasar Lakessi Akan Bersertifikat SNI

EKONOMI BISNIS

APROBI Tegaskan Bahan Bakar Nabati Untuk Kemakmuran Bangsa

EKONOMI BISNIS

Kelompok Nelayan Terima Bantuan, Kabid Bilang Tidak Pernah Liat Barangnya

EKONOMI BISNIS

Kukuhkan TP2DD Pinrang, BI Apresiasi Pemerintah Daerah

EKONOMI BISNIS

Gelar Aksi, APR Tuntut Pemkab Pinrang Stabilkan Harga Pupuk